Data Recovery Hard Disk Jakarta | Lumina Data Recovery Service
  • Home
  • Services
    • Disk Data Recovery
    • RAID Data Recovery
    • Data Destruction & Imaging
  • FAQ
  • Contact Us
  • Blog
  • Testimonial
  • About
  • Request Form

LAYANAN
DATA RECOVERY 

Picture

HARD DISK RECOVERY

 LAPTOP / DESKTOP / EXTERNAL / SSD
SATA / IDE / USB / PCIe / SAS
WINDOWS / MAC / LINUX 
Picture

RAID DATA RECOVERY

SERVERS / NAS HARD DISK
RAID or SINGLE DISK
​WINDOWS / LINUX / VM
Picture

OTHER SERVICES

DISK IMAGING / CLONING
​DATA DESTRUCTION
ASSET DISPOSAL / COLLECTION

ESTIMASI BIAYA JASA RECOVERY HARD DISK

Biaya recovery data berdasarkan kerusakan untuk kapasitas Disk 250GB - 4TB (bukan jumlah data).
​Hubungi kami di 08118160408 untuk lakukan pengecekan/evaluasi awal gratis dan penawaran terbaik!

Logical Data Recovery   IDR 800.000 - 2.500.000

SSD Data Recovery   IDR 1.500.000 - 4.000.000

Firmware Internal Data Recovery  IDR 2.000.000 - 4.500.000

Server RAID Recovery (per disk)   IDR 2.000.000 - 5.000.000

Hardware Data Recovery   IDR 3.000.000 - 7.000.000

NAS RAID Recovery (per disk)   IDR 1.500.000 - 4.500.000

More information

PERINGATAN PENTING ! 

​Butuh recovery data?  Mohon untuk tidak mengutak-atik harddisk seperti :
  • Mengganti atau menukar (swap) circuit board atau power board (PCB)
  • Mencabut dan mencolok (menyalakan & mematikan) Hard Disk berulang kali
  • Menjalanakn SCAN dengan berbagai software recovery (chkdsk, GDB**, Recu**, EAS**, HDD Regen** dan lainnya) karena akan merusak komponen yang sudah lemah & berpotensi merusak integritas data (menjadikan data corrupt/file tidak bisa dibuka) 
  • Membongkar bagian dalam hard disk walau hanya untuk "CEK" dan "MELIHAT" atau "membersihkan" lalu tutup kembali; karena akan merusak piringan media apalagi kalau harddisk coba dinyalakan saat posisi terbuka (FATAL !!!). Kerusakan media piringan tidak bisa dilihat dengan mata, jadi walau terlihat "BERSIH" bukan berarti tidak rusak.
  • ...dan lainnya.

Tidak ada "Software" atau "Aplikasi" yang dapat memperbaiki kerusakan internal maupun fisik (misalnya : harddisk tidak terbaca), dan tidak semua video/online tutorial (cara perbaiki, teknik, trik, tips dan lainnya) yang tersedia di Internet dapat di aplikasikan untuk harddisk anda. Setiap kasus membutuhkan analisa dan metode penanganan yang tepat untuk memaksimalkan hasil recovery data.

Hampir semua kasus yang awalnya tidak ditangani dengan benar, tidak bisa diselamatkan kembali!
​
​Harap tidak panik dan segera simpan harddisk anda apabila mengalami kerusakan/tidak terbaca.

HARD DISK DATA RECOVERY

Kami melayani recovery data pada Hard disk drive yang rusak bermasalah. Hard Disk (atau Hard Disk Drive) juga sering disingkat dengan istilah "HDD" atau "Hardisk" adalah media penyimpanan data yang sangat umum dan paling banyak digunakan  untuk kebutuhan penyimpanan data digital, baik itu dari perangkat seperti laptop, PC, external USB drive, maupun Servers dan NAS/SAN unit di rumah, tempat usaha, maupun perusahaan. Seperti layaknya komponen bergerak lainnya, hard disk juga memiliki umur pemakaian dalam penyimpanan data. Kerusakan pada hard disk akan menyebabkan hilangnya data anda!

Berikut adalah beberapa skenario data hilang dari hard disk:
  • Ter-"format" secara tidak sengaja atau minta Format saat dicolok, Partisi hilang setelah OS update
  • Hard disk mati total setelah mati lampu atau korslet
  • Hard disk tidak terdeteksi setelah cabut paksa, terbentur, atau jatuh
  • Hard disk mengeluarkan bunyi tidak normal (clicking noise - "tik tik")
  • Hard disk tiba-tiba tidak responsif/"hang" atau "freeze" saat mengakses files/folder/data
  • Dan lain-lain...

Kami dapat membantu anda mengembalikan atau recover data dari berbagai harddisk model akibat kerusakan software, firmware, elektronik, maupun hardware. Beberapa jenis/model harddisk yang umum ditemukan dalam kasus recovery :
  • Seagate Barracuda, Seagate Expansion, Seagate Backup Plus/Backup Plus Slim, Seagate Ironwolf, Firecuda, Constellation
  • Western Digital (WD) Green, Blue, Black, Red, My Passport, Elements, My Book, My Clou, Sharespace
  • Toshiba Desktop, Toshiba Laptop, Canvio Basic/Advanced
  • HGST/Hitachi Laptop Disk, Deskstar, NAS, Touro
  • Samsung
  • Fujitsu

Kami dapat membantu mengambil atau recover data akibat kerusakan yang terjadi di media penyimpanan hard disk baik itu ATA/IDE, SATA Hard Disk, maupun External Hard Disk yang kebanyakan menggunakan konektor USB (baik itu USB2 atau USB3).
​
Picture

SSD DATA RECOVERY

SSD atau Solid State Drive, adalah jenis Hard Disk dengan dasar teknologi penyimpanan media yang berbeda dengan hard disk mekanikal.
SSD menggunakan media flash memory storage serta sistem elektronik untuk penyimpanan data sehingga tidak memiliki komponen bergerak seperti piringan dan alat baca didalamnya. Interface dari SSD bisa berupa SATA, mSATA, NVMe, PCIExpress.

SSD memiliki karakteristik yang berbeda dengan hard disk mekanikal seperti :
  • SSD lebih tahan banting
  • SSD memiliki kecepatan baca/tulis data yang lebih cepat
  • SSD lebih ringan dan tipis hingga cocok digunakan pada gaming laptop/ultrabook modern
  • SSD lebih irit/hemat listrik sehingga dapat meningkatkan daya tahan baterai pada laptop

Jenis kerusakan yang dialami oleh SSD lebih bersifat logical/software maupun firmware/internal; umumnya ada kerusakan pada controller elektronik maupun memory chipset yang tidak dapat diakses. Oleh karena itu penanganan kerusakan SSD juga berbeda dengan hard disk mekanikal pada umumnya.

Beberapa model SSD yang banyak ditemukan dalam kasus recovery:
  • Intel 
  • Samsung Evo series
  • Corsair
  • Kingston
  • Sandisk
  • Western Digital
  • Seagate
  • Crucial
  • dan lain-lain...

Hubungi kami untuk data recovery dari SSD unit yang bermasalah, baik itu chipset Intel, Samsung, Marvell, dan lainnya dari berbagai pabrikan/merk seperti Samsung, Corsair, Toshiba, Intel, Seagate, WD, dan lainnya.
Picture

SERVER / NETWORK STORAGE RAID RECOVERY

Servers, SAN/NAS atau Network Attached Storage pada dasarnya adalah sejenis storage sistem yang di design dan produksi khusus untuk menjalankan fungsi Server baik di jaringan rumah maupun kantor. Keunggulan NAS dibandingkan Server konvensional tentunya dengan bentuk fisiknya yang lebih compact (kecil) dan konsumsi daya yang kecil dibandingkan full tower/rack Server; juga dengan sistem pengoperasian yang lebih sederhana dan "user friendly" bagi pengguna awam seperti home users dan small business. Namun secara fungsional dan "upgradeability", Server seperti rack/tower lebih diunggulkan.

Layaknya sebuah mesin Server, NAS memiliki kemampuan untuk menampung lebih dari 1 harddisk per unit, dan user dapat membuat beberapa Drives/Volume yang akan di share/serve di network - baik itu dengan setting standard maupun RAID (Redundant Array) setting seperti RAID0, 1, 5, 6, JBOD, dan lainnya.

Seperti halnya sistem server ataupun komputer pada umumnya, kerusakan pada unit harddisk dapat menyebabkan Drives/Volume NAS menjadi corrupt dan akibatnya data-data yang tersimpan hilang. Hal ini bisa disebabkan oleh kerusakan logical pada controller RAID, OS dari NAS, atau kesalahan pada pengguna/user saat setting/administrasi unit NAS; kerusakan juga dapat terjadi akibat kerusakan fisik maupun firmware/internal dari salah satu atau beberapa harddisk di dalamnya.

Contoh Skenario kehilangan data :

NAS terdiri dari 3 Unit Harddisk dengan setting RAID-5, saat 1 harddisk dinyatakan Fail (mungkin karena kerusakan internal/fisik) maka NAS masih dapat berfungsi dan data aman. Namun apabila user lupa untuk mengganti atau replace faulty harddisk dari NAS tersebut, dan setelah beberapa waktu satu harddisk yang lain mengalami kerusakan seperti "bad sector" sehingga Volume dinyatakan "Fail" oleh sistem. Maka NAS menyebut 2 dari 3 harddisk Fail dan Drives/Volume NAS menghilang dan data tidak bisa diakses.

Kerusakan seperti ini memerlukan recovery di berbagai level, pertama dari sisi hardware harddisk yang rusak, kedua dari sisi restorasi RAID agar Volume dapat terbaca dan data bisa diakses kembali. Maka proses recovery dari kasus Server/NAS dengan sistem RAID memang lebih rumit dan memakan waktu daripada recovery single harddisk.

Beberapa jenis/model harddisk yang biasa digunakan pada NAS ataupun Server dalam kasus recovery :
  • WD Red series (SATA)
  • Seagate Ironwolf/Ironwolf Pro (SATA)
  • HGST Deskstar/NAS (SATA)
  • Seagate Constellation (SAS)
  • Fujitsu (SAS)
  • dan lainnya

Hubungi kami untuk jasa recovery pada Server ataupun NAS anda

PEMUSNAHAN DATA 

Kami juga menyediakan berbagai disk services seperti disk cloning dan pemusnahan data (disk wipe). Proses imaging dapat digunakan apabila anda memerlukan exact copy dari media anda untuk kebutuhan seperti data archiving/backup, instalasi operating sistem ke PC/laptop dalam jumlah besar, ataupun penggantian hard disk dari interface yang berbeda (SATA to SAS, IDE to SATA, dan lain-lain).

Sedangkan Disk Wipe digunakan untuk memastikan data lama di hard disk anda benar-benar terhapus secara keseluruhan sehingga tidak dapat di recover atau diambil kembali. Disk wipe umumnya digunakan untuk menjaga kerahasiaan data anda contohnya seperti menghapus data laptop perusahaan sebelum ditukar/upgrade ke sistem baru.
Copyright © 2026
CV LUMINA DATA INDONESIA
Jalan Cipinang Baru Raya 24 RT11 RW02, Cipinang, Pulogadung
Jakarta Timur 13240, DKI Jakarta - Indonesia
Phone : 0811 816 0408
Web : www.luminadata.com , www.luminadata.id
  • Home
  • Services
    • Disk Data Recovery
    • RAID Data Recovery
    • Data Destruction & Imaging
  • FAQ
  • Contact Us
  • Blog
  • Testimonial
  • About
  • Request Form