Data Recovery Hard Disk Jakarta | Lumina Data Recovery Service
  • Home
  • Recovery Data Hard Disk
    • Disk Data Recovery
    • Server Data Recovery
    • NAS Data Recovery
  • Biaya Recovery Data
  • PANDUAN RECOVERY DATA
    • Hard DIsk External Tidak Terbaca
    • Cara kerja Hard Disk
    • Blog Recovery Data
  • FAQ
  • Contact Us
    • Request Form
    • About
  • Testimonial

SERVER DATA RECOVERY
​JAKARTA

HUBUNGI 08118160408 UNTUK EVALUASI KONSULTASI GRATIS
Jasa recovery data dari berbagai kerusakan menggunakan RAID atau konfigurasi multi-disk yang banyak ditemukan di berbagai Server, maupun PC (Komputer Desktop) / workstation dari berbagai merk/model maupun rakitan. Perhitungan biaya untuk RAID recovery adalah berdasarkan kerusakan dan jumlah unit harddisk, bukan total kapasitas volume yang digunakan atau total data yang tersedia (dalam RAID configuration).
​

Kami dapat membantu anda mengembalikan data yang hilang akibat berbagai kerusakan seperti :
  • Kerusakan software pada Server, contoh : tidak bisa booting/access management panel, terkena malware/ransomware.
  • Kerusakan hardware unit Server, contoh : PSU (power supply) rusak dan tidak menyala, Motherboard rusak
  • Kerusakan hardware SAS/SATA disk dalam Server, contoh : disk status ​"amber/orange", disk not detected, disk "degraded"
  • Kerusakan sistem RAID, contoh : Disk status "OK", tapi Volume (RAID) hilang, data tidak terbaca, dan lainnya.

RAID CONFIG

 - JBOD, Single Disk
 - RAID0 (Stripe)
 - RAID1 (Mirror)
 - RAID5 / 6
 - RAID10 / 01

FILESYSTEM

 - Windows Server [NTFS]
 - Linux (CentOS, Debian, dll)
​      [Ext3/4, BTRFS, XFS, LVM]
 - FreeBSD [ZFS]
 - VMFS

HARDWARE

 - Dell PowerEdge
 - HPE Proliant
 - System X / ThinkServer
 - Fujitsu
​ - Supermicro

Beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila anda mengalami kerusakan/hilang data pada Server yang menggunakan RAID :
  • Dokumentasikan kronologi kerusakan misalnya: "disk 1" fail tanggal xx/xx, 5 hari kemudian "disk 0" fail dan volume drive tidak terdeteksi.
  • Apabila memungkinkan, segera matikan, melepas atau mencabut harddisk dari slot dan dilabel sesuai nomor bay/slot (0, 1, 2, 3, dst.)
  • Tidak mencabut dan mencolok kembali disk yang rusak/error atau rebuild RAID sebelum mengerti resikonya.
  • Tidak swap disk sembarangan, misal disk #1 & #5 failed, #5 dicabut, #1 swap ke #5, masuk disk baru ke #1
  • Tidak mencoba rebuild ulang dengan konfigurasi disk baru (khususnya apabila sudah melakukan swap disk seperti contoh diatas)

Apabila saat ini tidak mengalami kerusakan data (volume masih dapat diakses) namun salah satu DISK sudah mengalami kerusakan :
  • Pastikan sudah memiliki dokumentasi konfigurasi server yang cukup dan akurat (jenis RAID, log files, drive info, dan lainnya)
  • Lakukan backup data menyeluruh; termasuk file konfigurasi dan file-file penting lainnya.
  • Lakukan penggantian disk rusak dengan disk yang compatible sesuai dengan rekomendasi/instruksi manual secepatnya.
Picture

RAID DATA RECOVERY

Penyelamatan data dari RAID sistem yang mengalami kerusakan atau pun kesalahan konfigurasi dengan berbagai setting mulai dari standard RAID seperti JBOD, Level 0, 1, 5, 6 maupun kompleks atau nested RAID sistem seperti 10, 50, hybrid NAS, dan lainnya;

Berpengalaman recovery data dari berbagai merk SERVER (HPE DL/ML/MSA SAN Storage Servers, DELL PowerEdge, Lenovo/IBM ThinkServers X, Fujitsu, Supermicro, dan lain-lain) berbagai OS seperti Win Server, Linux (CentOS, Ubuntu, Proxmox, dan lainnya), VMWare server.

Apabila anda tidak mengetahui konfigurasi RAID, tidak perlu khawatir! Kami tetap dapat membantu untuk recovery data.

SERVER DISK RECOVERY

Umumnya, server unit menggunakan SCSI/SAS disk drives yang memiliki interface dan cara bekerja yang agak berbeda dengan Hard Disk desktop/consumer pada umumnya yang menggunakan interface SATA/IDE (PATA), dan USB.
​
​NAS (network attached storage) unit sebagian besar masih menggunakan SATA Hard Drive karena ditujukan lebih kepada Home/Small & Medium Office use (kebutuhan consumer rumah dan perkantoran kecil hingga menengah)

Kebanyakan kerusakan pada harddisk server diakibatkan karena penggunaan yang sudah lama (pemakaian yang intensive/berat dalam jangka waktu terus menerus). Disk controller pada Server/NAS akan memberi tanda Warning apabila harddisk tersebut akan atau sudah rusak.
Picture

RECOVERY DATA SERVER RAID

RAID sistem adalah konfigurasi storage device menggunakan multiple disks (lebih dari satu). Disk yang dimaksud secara fisik dapat berupa Hard Disk SATA, Hard Disk SAS, Hard Disk SCSI, ataupun SSD; tergantung dari model dan konfigurasi hardware Server yang digunakan.

Seperti layaknya Hard Disk pada komputer/laptop, RAID pada Server/NAS dapat mengalami kerusakan/failure; dan data hilang dapat disebabkan oleh kerusakan yang terjadi dari sisi software/logical, maupun kerusakan dari fisik/internal baik dari hardware server maupun hardware masing-masing harddisk. Berbagai jenis/model server & NAS yang dapat kami bantu recovery antara lain : HP Proliant, Lenovo/IBM, Dell, dan Supermicro.

Jenis kerusakan yang umum terjadi dapat kami bagi menjadi beberapa kategori :

1. KESALAHAN MANUSIA (HUMAN ERROR)

Hal yang umum terjadi akibat kesalahan operator/User/Admin - baik itu saat update sistem, pengoperasian sehari-hari, maupun saat backup proses.
Kasus seperti folder/drive/file tidak sengaja ter-delete, terjadi sistem crash saat update OS, konfigurasi hilang saat reboot, dan lainnya.

2. KERUSAKAN INTERNAL SISTEM (RAID FAILURE)

Umumnya disebabkan karena hardware yang bermasalah seperti Hard Disk yang mengalami SMART failure, bad/unrecoverable error, firmware issue, dan lainnya; yang bukan berawal dari kesalahan pengguna. Disk yang mengalami kerusakan tidak terdeteksi di Server sehingga seluruh Volume menjadi hilang.

Contoh Skenario Kerusakan A :
  • Server menggunakan 3 Physical Hard Disks, tidak ada kerusakan pada disk namun Server RAID Controller rusak (diagnostic error), server dimatikan lalu dilakukan penggantian unit/mesin server baru.
  • Kesalahan human error yaitu saat hard Disk dimasukan ke dalam server baru lalu langsung di-initialize drive volume baru (kosong) menggunakan RAID-5 dan dibuatkan partisi NTFS baru (misalnya Drive "D:" ) sehingga data lama "hilang" dan tidak bisa diakses.
  • Hal ini karena konfigurasi lama tidak di-load dan volume baru dibuat sehingga server melihat unit RAID seperti harddisk baru (data lama terformat atau "kosong").
  • Dalam kasus ini, kami butuh coba untuk rebuild kembali Volume dan mencari data lama yang hilang, umumnya data masih bisa direcover namun ada kemungkinan data hilang atau corrupt karena struktur partisi lama yang tertimpa atau rusak akibat format ulang kembali. 
​
3. KERUSAKAN FISIK/HARDWARE HARD DISK ATAU SERVER

Juga umumnya terjadi akibat faktor eksternal seperti arus listrik yang tidak stabil, mati tiba-tiba, atau tower server case yang jatuh atau terbentur; bisa juga akibat suhu/temperatur ruangan server yang sangat tinggi dan kurang sirkulasi udara; menyebabkan hardware di dalamnya termasuk Hard Disk menjadi rusak dan sistem mengalami RAID failure.
Seperti contoh kasus diatas, seluruh Disk yang terdapat di dalam server harus kami usahakan untuk di recover untuk memaksimalkan data yang dapat diambil.

Contoh Skenario Kerusakan B:
  • Server Storage (SAN) dengan 8 disk SAS tiba-tiba tidak terbaca, semua disk status cek tidak ada masalah namun volume tidak bisa diakses/terbaca.
  • Setelah coba restart kondisi masih sama, semua volume tidak terbaca dan user tidak memiliki dokumentasi lengkap untuk konfigurasi awal RAID.
  • Untuk kasus seperti ini, kami harus melakukan analisa per disk untuk pertama-tama menentukan jenis RAID atau konfigurasi awalnya sebelum bisa melakukan rebuild ulang di sistem kami agar dapat kemudian melakukan analisa terhadap FS yang digunakan (misalnya VMFS, NTFS, EXT dll)
  • Setelah FS terdeteksi dengan benar, baru kami bisa cek data yang dicari apakah masih ada (misalnya VMWare ESX server, file VMDK nya masih utuh dan file tersebut masih dapat dibuka/akses OS dalamnya -- contoh ada Linux OS dalam VM tersebut bisa diakses folder-folder dan files nya seperti /var, /home, dan lainnya). 


Hubungi kami segera untuk mendapatkan evaluasi media untuk pengembalian data dari Server/NAS anda!
Picture
Copyright © 2026
CV LUMINA DATA INDONESIA
Jalan Cipinang Baru Raya 24 RT11 RW02, Cipinang, Pulogadung
Jakarta Timur 13240, DKI Jakarta - Indonesia
Phone : 0811 816 0408
Web : www.luminadata.com , www.luminadata.id
  • Home
  • Recovery Data Hard Disk
    • Disk Data Recovery
    • Server Data Recovery
    • NAS Data Recovery
  • Biaya Recovery Data
  • PANDUAN RECOVERY DATA
    • Hard DIsk External Tidak Terbaca
    • Cara kerja Hard Disk
    • Blog Recovery Data
  • FAQ
  • Contact Us
    • Request Form
    • About
  • Testimonial