|
Belum lama ini SAMSUNG memperkenalkan harddisk SSD (solid state drive) seri 870QVO yang adalah harddisk dengan form factor 2.5" SATA teknologi solid state (non mechanical) dengan ukuran kapasitas yang saat ini salah satu terbesar untuk segmen konsumen.
Kapasitas SSD ini mulai dari 1TB hingga 8TB dengan kecepatan sequential read (baca) 560MB/s dan sequential write (tulis) di 530MB/s. Secara spesifikasi tentu performa SSD ini sudah lebih dari cukup untuk penggunaan normal sehari-hari segmen konsumen bahkan untuk pekerjaan yang serius seperti workstation. Yang menarik adalah kapasitas SSD sudah semakin mendekati kapasitas harddisk biasa (mechanical drives) yang saat ini 10TB dan 12TB sudah semakin umum. Keunggulan dari harddisk SSD tentunya adalah form factor yang kecil sehingga dapat digunakan di laptop/ultrabook, sedangkan untuk harddisk biasa ukuran 8TB masih tersedia untuk form factor PC/server 3.5". Aplikasi di client PC/notebook adalah penggunaan SSD yang lebih merata untuk seluruh kebutuhan baik sebagai OS disk maupun data disk, sehingga user/client tidak perlu lagi membawa external harddisk tambahan untuk penyimpanan data di laptop/PC (lebih praktis untuk laptop/notebook).
0 Comments
Mengapa anda harus berhati-hati dalam memilih jasa recovery data? Khususnya bagi yang belum pernah menggunakan jasa seperti ini sebelumnya (belum ada referensi pribadi/kantor)
Tips ini berlaku bahkan apabila anda berpikir untuk menyerahkan harddisk anda kepada kami (Lumina Data) untuk direcovery. Tidak bisa dihindari bahwa manusia tidak luput dari kesalahan, maka perihal memilih jasa recovery data sangat bergantung dari penilaian anda terhadap faktor manusia-nya (bukan hanya sekedar alat atau pun sistem recovery yang canggih). Contoh kasus ...
Mengapa bisa hebat sekali R2, bahkan dengan kondisi firmware Hard Disk yang sudah rusak, dan data sudah tertimpa-timpa pun masih bisa direcovery?? Mungkin saat step 3 (pengecekan), hard disk sudah langsung dikerjakan dan data user disimpan baik-baik di harddisk R2, lalu mungkin file firmware dan file data dirusak, supaya tidak ada orang lain yang bisa recover/orang lain akan sangat kesulitan recover. Jadi saat customer kembali ke R2, mungkin data sudah ada, tinggal copy saja ke hard disk lain. Kalaupun misalnya customer A tidak kembali ke R2, bagaimana dengan privacy data customer A yang masih ada backup nya di Hard Disk R2 ??? Beberapa point yang bisa diambil :
Kami juga tidak claim bahwa kami yang terbaik/terhebat/dll, ada banyak kasus hard disk yang tidak bisa kami recovery karena satu hal dan yang lainnya, misalnya hard disk yang sudah rusak fisik parah, data yang sudah tertimpa data baru, kasus ransomware, hard disk baru yang belum donor parts, dan kasus-kasus lainnya. Kesimpulannya, berhati-hatilah atau lebih waspada dalam memilih orang/teknisi/penyedia jasa untuk mengembalikan data-data penting anda. Terima kasih Dalam sebulan terakhir ini, kami sudah menemukan setidaknya 2 (Dua) kasus yang mirip untuk kerusakan harddisk external (dalam kasus ini Seagate 2TB Portable Drive). Awalnya user membeli harddisk di toko online (dengan harga yg jauh lebih murah dari harga retail/pasaran), digunakan beberapa hari tidak ada masalah, namun setelah itu tidak bisa digunakan atau tidak terdeteksi.
Setelah dibawa untuk pengecekan, seperti biasa kami harus mengeluarkan unit harddisk internal (sata) dari casing harddisk rusak ini. Namun yang ditemukan adalah harddisk bekas yang berkapasitas jauh dibawah 2TB (tidak sesuai dengan label casing). Bahkan model/merk harddisk yang berbeda (HGST disk di dalam Seagate case, Seagate disk di dalam WD case, dan lainnya) Selain kapasitas yang kecil, harddisk yang dimaksud juga sudah dalam posisi setengah rusak atau tidak stabil, karena umumnya memang yang digunakan disini adalah harddisk "refurbished" atau bahkan yang sudah rusak. Tentu user mengalami gangguan saat copy data karena harddisk hanya memiliki kapasitas misalnya 100GB maka selebihnya disk akan mengeluarkan error message. User tidak akan mencurigai karena firmware di harddisk bekas ini sudah di modify atau diubah sehingga "terlihat" sebagai harddisk berkapasitas 2TB saat dicolok di komputer, bahkan dengan model dan serial number yang berbeda dengan yang tertera di label. Kasus ini sudah banyak terjadi, dan umumnya apabila ingin di retur/garansi, toko sudah tidak mau melayani user (di block) berhubung sistem online maka tidak bisa di trace toko fisik (kalaupun ada). Jadi bagi anda yang ingin atau sedang mencari harddisk baru di platform online shop, ada baiknya lebih waspada dalam membeli, yang mungkin dapat dilakukan adalah :
Setidaknya, kita bisa lebih berhati-hati dalam transaksi dan menghindari kerugian lebih lanjut. Apabila anda butuh recovery data dari harddisk sejenis ini (fake disk), bisa hubungi kami untuk informasi lebih lanjut. Dalam beberapa waktu terakhir ini, kami mendapati banyaknya kerusakan Hard disk (HDD) yang disebabkan oleh penanganan yang salah. Secara statistik, kerusakan hard disk yang paling umum terjadi baik untuk harddisk PC Desktop, Hard disk laptop, Hard disk external, maupun Server adalah kerusakan yang bersifat internal atau firmware, ini mencakup hampir 70% dari total kasus yang kami terima
Gejala umum kerusakan yang bersifat internal adalah sebagai berikut :
Apabila harddisk mengalami gejala diatas, hampir bisa dipastikan kerusakan adalah yang bersifat mekanis atau firmware, dan BUKAN KERUSAKAN LOGICAL / SOFTWARE. PENANGANAN SALAH yang sering ditemukan dan seharusnya tidak dilakukan adalah :
Melakukan hal-hal diatas dapat dipastikan akan MERUSAK HARD DISK dan/atau MERUSAK DATA YANG ADA DI DALAMNYA (TIDAK BISA DIRECOVERY!) Apabila data yang terdapat di hard disk ini TIDAK PENTING, maka untuk kerusakan internal lebih baik lakukan penggantian Hard Disk (garansi/RMA atau beli baru) karena Hard disk yang mengalami kerusakan internal dapat dipastikan TIDAK BISA DIPERBAIKI untuk dipakai kembali secara normal. Kami tidak menyediakan jasa SERVIS/PERBAIKAN hard disk karena alasan ini. Apabila data yang terdapat di hard disk ini penting dan butuh diselamatkan atau recovery, mohon untuk tidak melakukan apa-apa dan hubungi kami untuk konsultasi awal. Kami akan membantu untuk evaluasi awal kerusakan hard disk untuk proses penyelamatan data. Kami dari segenap tim Lumina Data Recovery mengucapkan selamat tahun baru 2020.
Operasional kami untuk tahun 2020 dimulai hari Senin tanggal 6 Januari 2020. Waktu operasional per Januari 2020 adalah * Senin s/d Jumat - 09.30-17.30 * Sabtu & Minggu - Tutup untuk operasional pengerjaan Pengiriman harddisk/unit baik melalui jasa ekspedisi maupun persoinal/langsung untuk proses evaluasi media/pengecekan bisa dilakukan setiap hari (senin s/d minggu) mulai pukul 9.30 s/d 21.00 Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum pengiriman/drop : * Pastikan harddisk dilapisi dengan lapisan pengaman yang cukup seperti bubble wrap, box/case original, dan lainnya. * Pastikan paket atau harddisk dilabel/ditulis dengan jelas untuk nama pengirim/pemilik, nomor telpon yang dapat dihubungi, dan alamat pengirim (apabila dari luar kota) * Untuk recovery Server/NAS, cukup disertakan unit harddisk saja (tidak perlu unit dan casing server/NAS) dan jangan lupa untuk memberikan label sesuai slot apabila ada lebih dari 1 unit harddisk pada server/NAS. Harap diberikan lapisan pengaman masing-masing atau di setiap harddisk - jangan ditumpuk baru dilapisi. * Setelah pengiriman via ekspedisi, harap di screenshot/foto label resi (nomor pengiriman) atau informasikan kepada kami lewat pesan WA, SMS, atau Telpon. Anda juga bisa menggunakan fitur Contact Us form. Apabila anda butuh informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami terlebih dahulu di 0214756762 atau 0811-8160408 (WA) Terima kasih -- Lumina Data Team |
AuthorLumina Data Archives
January 2026
Categories |
RSS Feed