Data Recovery Hard Disk Jakarta | Lumina Data Recovery Service
  • Home
  • Recovery Data
    • Hard Disk Recovery
    • RAID Recovery
    • NAS Recovery
    • Server Recovery
    • Data Recovery Jakarta
  • Biaya Recovery Data
  • PANDUAN RECOVERY DATA
    • Hard DIsk External Tidak Terbaca
    • Cara kerja Hard Disk
    • Blog Recovery Data
  • FAQ
  • Contact Us
    • Request Form
    • About
  • Testimonial

DATA RECOVERY
BLOG & UPDATES

SAMSUNG 870QVO - memperkenalkan SSD kapasitas besar

5/7/2020

0 Comments

 
Belum lama ini SAMSUNG memperkenalkan harddisk SSD (solid state drive) seri 870QVO yang adalah harddisk dengan form factor 2.5" SATA teknologi solid state (non mechanical) dengan ukuran kapasitas yang saat ini salah satu terbesar untuk segmen konsumen.
Kapasitas SSD ini mulai dari 1TB hingga 8TB dengan kecepatan sequential read (baca) 560MB/s dan sequential write (tulis) di 530MB/s. Secara spesifikasi tentu performa SSD ini sudah lebih dari cukup untuk penggunaan normal sehari-hari segmen konsumen bahkan untuk pekerjaan yang serius seperti workstation.

Yang menarik adalah kapasitas SSD sudah semakin mendekati kapasitas harddisk biasa (mechanical drives) yang saat ini 10TB dan 12TB sudah semakin umum.
Keunggulan dari harddisk SSD tentunya adalah form factor yang kecil sehingga dapat digunakan di laptop/ultrabook, sedangkan untuk harddisk biasa ukuran 8TB masih tersedia untuk form factor PC/server 3.5".

Aplikasi di client PC/notebook adalah penggunaan SSD yang lebih merata untuk seluruh kebutuhan baik sebagai OS disk maupun data disk, sehingga user/client tidak perlu lagi membawa external harddisk tambahan untuk penyimpanan data di laptop/PC (lebih praktis untuk laptop/notebook).
0 Comments

PERIHAL MEMILIH PENYEDIA JASA RECOVERY DATA...

17/5/2020

0 Comments

 
Mengapa anda harus berhati-hati dalam memilih jasa recovery data? Khususnya bagi yang belum pernah menggunakan jasa seperti ini sebelumnya (belum ada referensi pribadi/kantor)

Tips ini berlaku bahkan apabila anda berpikir untuk menyerahkan harddisk anda kepada kami (Lumina Data) untuk direcovery. Tidak bisa dihindari bahwa manusia tidak luput dari kesalahan, maka perihal memilih jasa recovery data sangat bergantung dari penilaian anda terhadap faktor manusia-nya (bukan hanya sekedar alat atau pun sistem recovery yang canggih).

Contoh kasus ...
  1. Customer A mengalami kerusakan Hard disk karena satu hal dan yang lainnya.
  2. Customer A mencari jasa recovery data (online) dan melihat penyedia jasa (R1), browsing website atau telpon - cek harga sekian, lalu lanjut cari penyedia jasa lain (R2), cek harga R2 ternyata lebih murah
  3. Customer A membawa Hard disk untuk di cek di R2, ditinggal 1-2 hari lalu dikabari dengan harga yang lebih tinggi karena kerusakan berbeda dengan saat pembicaraan di telpon/di awal namun DATA BISA DIRECOVERY. Misalnya ternyata hard disk ada kerusakan fisik, butuh penggantian parts dan biaya donor maka harga menjadi mahal.
  4. Customer A tidak mau lanjut karena faktor biaya, mengambil Hard Disk dari R2
  5. Customer A mencari jasa recovery lain - R3. Anggap saja R3 adalah kami (Lumina Data)
  6. R3 lakukan pengecekan awal, kerusakan ada di bagian internal firmware. Kerusakan ini adalah beberapa module/file firmware dalam Hard Disk user yang penting sudah di timpa dengan file kosong/sampah. Tanpa file firmware original data tidak bisa diakses sama sekali.
  7. R3 lakukan pengerjaan atas konfirmasi dari customer A, lakukan perbaikan file firmware walau tidak sempurna untuk bisa akses user data.
  8. Saat akan copy data, R3 menemukan bahwa sector bagian *** hingga ***** juga terisi dengan content sampah sehingga struktur file (misalnya partisi NTFS) sudah rusak total dan tidak bisa dikembalikan/recover nama folder dan filesnya. Termodify karena konten sector *** hingga ***** tersebut isinya sama persis.
  9. R3 mengembalikan dan melaporkan hasil pengerjaan ke customer A. Customer A kembali ke R2 (mungkin  dengan biaya tambahan karena sudah pernah "dibawa ke tempat lain") dan luar biasa data bisa direcover dalam waktu singkat.... Customer A pun lega data kembali walau harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal dari perkiraan awal (plus harus repot mondar-mandir)

Mengapa bisa hebat sekali R2, bahkan dengan kondisi  firmware Hard Disk yang sudah rusak, dan data sudah tertimpa-timpa pun masih bisa direcovery??

Mungkin saat step 3 (pengecekan), hard disk sudah langsung dikerjakan dan data user disimpan baik-baik di harddisk R2, lalu mungkin file firmware dan file data dirusak, supaya tidak ada orang lain yang bisa recover/orang lain akan sangat kesulitan recover. Jadi saat customer kembali ke R2, mungkin data sudah ada, tinggal copy saja ke hard disk lain. Kalaupun misalnya customer A tidak kembali ke R2, bagaimana dengan privacy data customer A yang masih ada backup nya di Hard Disk R2 ???

Beberapa point yang bisa diambil :
  • Harga termurah saat pembicaraan awal belum tentu harga akhir, baiknya pastikan dulu sebelum menyerahkan media/hard disk anda. Setidaknya minta komitmen untuk kisaran biaya (minimum dan maksimum), dan tentukan sendiri apakah harga tersebut masuk akal atau tidak untuk kerusakan hard disk anda. Sebagai perbandingan, silahkan cek-cek harga di tempat lain.
  • Lakukan riset (search online) mengenai kerusakan khusus model dan merk Hard disk anda karena tiap hard disk memiliki karakteristik kerusakan berbeda-beda. Hubungi juga penyedia jasa lain untuk mendapatkan opini kedua/ketiga (dan apakah keduanya cocok, berbeda sedikit, atau berbeda total?) ...anda bisa menilai.
  • Pengalaman teknisi, alat-alat canggih bersertifikat, pelajaran historis awal mula bisnis dari mulai ***** hingga menjadi ****, review tinggi, endorsement artis/public figure/video testimonial, claim terbesar/terpercaya dan lainnya dapat menipu sama hal nya dengan penipuan online/marketing lainnya. Sebagai contoh mudah, saya berpengalaman masak telur dadar selama 20 tahun lebih.. belum tentu bisa masak iga bakar yang enak, tapi saya BISA promosi dengan claim "berpengalaman memasak lebih dari 20 tahun" saat berjualan iga bakar.

Kami juga tidak claim bahwa kami yang terbaik/terhebat/dll, ada banyak kasus hard disk yang tidak bisa kami recovery karena satu hal dan yang lainnya, misalnya hard disk yang sudah rusak fisik parah, data yang sudah tertimpa data baru, kasus ransomware, hard disk baru yang belum donor parts, dan kasus-kasus lainnya.

Kesimpulannya, berhati-hatilah atau lebih waspada dalam memilih orang/teknisi/penyedia jasa untuk mengembalikan data-data penting anda.

Terima kasih
0 Comments

HATI-HATI PENIPUAN PEMBELIAN HARD DISK SECARA ONLINE

7/5/2020

0 Comments

 
Dalam sebulan terakhir ini, kami sudah menemukan setidaknya 2 (Dua) kasus yang mirip untuk kerusakan harddisk external (dalam kasus ini Seagate 2TB Portable Drive). Awalnya user membeli harddisk di toko online (dengan harga yg jauh lebih murah dari harga retail/pasaran), digunakan beberapa hari tidak ada masalah, namun setelah itu tidak bisa digunakan atau tidak terdeteksi.

Setelah dibawa untuk pengecekan, seperti biasa kami harus mengeluarkan unit harddisk internal (sata) dari casing harddisk rusak ini. Namun yang ditemukan adalah harddisk bekas yang berkapasitas jauh dibawah 2TB (tidak sesuai dengan label casing). Bahkan model/merk harddisk yang berbeda (HGST disk di dalam Seagate case, Seagate disk di dalam WD case, dan lainnya)

Selain kapasitas yang kecil, harddisk yang dimaksud juga sudah dalam posisi setengah rusak atau tidak stabil, karena umumnya memang yang digunakan disini adalah harddisk "refurbished" atau bahkan yang sudah rusak. Tentu user mengalami gangguan saat copy data karena harddisk hanya memiliki kapasitas misalnya 100GB maka selebihnya disk akan mengeluarkan error message.

User tidak akan mencurigai karena firmware di harddisk bekas ini sudah di modify atau diubah sehingga "terlihat" sebagai harddisk berkapasitas 2TB saat dicolok di komputer, bahkan dengan model dan serial number yang berbeda dengan yang tertera di label.

Kasus ini sudah banyak terjadi, dan umumnya apabila ingin di retur/garansi, toko sudah tidak mau melayani user (di block) berhubung sistem online maka tidak bisa di trace toko fisik (kalaupun ada).

Jadi bagi anda yang ingin atau sedang mencari harddisk baru di platform online shop, ada baiknya lebih waspada dalam membeli, yang mungkin dapat dilakukan adalah :

  • Memastikan bahwa harga masih dalam range atau kisaran harga normal (masuk akal)
  • Memiliki reputasi yang baik (lihat dari review pembeli lain) atau apabila toko memiliki lokasi fisik, bisa di cek atau di telpon langsung sebelum pembelian.
  • Apakah barang ready stock atau preorder? Bisa konfirmasi dulu dengan penjual.
  • Apakah toko ini ada menjual harddisk jenis/model lain atau hanya 1 item selebihnya toko fokus menjual barang lain seperti toko pakaian atau makanan; butuh lakukan konfirmasi sebelum membeli.
  • Saat barang tiba, sebelum konfirmasi penerimaan bisa dicek kembali fisik dan label untuk melihat apakah ada hal yang mencurigakan seperti : tidak sesuai dengan gambar stock di website pabrikan, font label yang terlihat berbeda dengan harddisk sejenis, box yang sudah rusak/terlihat kusam atau bekas, di cek dengan device manager/disk utilities/software untuk melihat apakah serial number atau model yang tertera sesuai (misalnya WD akan memiliki model diawali dengan WDxxxx , Seagate diawali dengan STxxxxx )

Setidaknya, kita bisa lebih berhati-hati dalam transaksi dan menghindari kerugian lebih lanjut.

Apabila anda butuh recovery data dari harddisk sejenis ini (fake disk), bisa hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
Picture
0 Comments

PERINGATAN DALAM PENANGANAN KERUSAKAN HARD DISK

15/4/2020

0 Comments

 
Dalam beberapa waktu terakhir ini, kami mendapati banyaknya kerusakan Hard disk (HDD) yang disebabkan oleh penanganan yang salah. Secara statistik, kerusakan hard disk yang paling umum terjadi baik untuk harddisk PC Desktop, Hard disk laptop, Hard disk external, maupun Server adalah kerusakan yang bersifat internal atau firmware, ini mencakup hampir 70% dari total kasus yang kami terima

Gejala umum kerusakan yang bersifat internal adalah sebagai berikut :
  • Semakin lambat untuk membuka files atau folder.
  • Tidak bisa copy atau move data dari harddisk ke lokasi atau drive/harddisk lain
  • Tiba-tiba minta "Format" atau error message seperti "Disk not initialized", "IO error"
  • Harddisk External hanya terdeteksi sebagai USB device (bisa di eject/remove) tapi tidak terlihat di Disk Management/My Computer
  • Partisi/Drive letter (Drive D:\ atau E:\) tiba-tiba menghilang atau tidak bisa di akses walau harddisk terdeteksi di Disk Management
  • Tidak terdeteksi saat booting (di BIOS) walau disk berputar normal (ada power) dan tidak mengeluarkan bunyi clicking/beeping.

Apabila harddisk mengalami gejala diatas, hampir bisa dipastikan kerusakan adalah yang bersifat mekanis atau firmware, dan BUKAN KERUSAKAN LOGICAL / SOFTWARE.

PENANGANAN SALAH yang sering ditemukan dan seharusnya tidak dilakukan adalah :
  • Scanning berkali-kali (bahkan ditinggal berhari-hari karena lambat) dengan software recovery (misalnya CHKDSK, Eas**s, Rec**a, dan lainnya).
    • Scanning seperti ini akan membutuhkan kinerja komponen yang berat dan akan membuat alat pembaca atau media yang sudah lemah menjadi rusak total
  • Menyalin atau Copy data hasil scan ke Hard Disk yang sama
    • Tentunya ini akan "menimpa" data yang hilang/sudah ada, maka yang terjadi adalah data hasil "Recovery" akan menjadi CORRUPT atau tidak bisa dibuka sama sekali.
  • Mengganti power board atau swap PCB (printed circuit board) dengan hard disk sejenis
    • Apabila harddisk  masih berputar normal, kemungkinan besar PCB masih normal, maka penggantian (swap) PCB justru akan membuat kerusakan semakin parah apabila parts tidak compatible. Walaupun PCB mirip kemungkinan berhasil sangat kecil karena perbedaan komponen firmware adaptive dan lainnya.
  • Membuka internal atau dalaman Hard Disk
    • Tidak semua hard disk yang mengalami kerusakan bisa diatasi dengan membuka internal, bahkan membuka dalam posisi ruangan normal akan membuat media atau disk platter terkontaminasi dengan debu/partikel/kotoran.
    • PCB atau Board terbakar (terlihat ada bagian hangus & bau gosong) karena korslet? Sudah dipastikan PCB yang rusak, bukan dalamnya jadi tidak perlu bongkar dalam (sering terjadi - kerusakan justru karena rusak disk platter/komponen internal akibat dibongkar-bongkar walau PCB sudah diganti/perbaiki dan berfungsi normal)
  • (FATAL!!!) Membuka dan menyalakan hard disk untuk melihat apakah hard disk ​"berputar dengan normal"
    • Membongkar harddisk akan membuat disk platter terkontaminasi, tapi menyalakan dalam posisi terbuka akan merusak disk platter secara instan karena debu/partikel yang berputar dan tekanan yang berbeda saat dalam posisi tertutup, alat pembaca merusak disk platter.

Melakukan hal-hal diatas dapat dipastikan akan MERUSAK HARD DISK dan/atau MERUSAK DATA YANG ADA DI DALAMNYA (TIDAK BISA DIRECOVERY!)

Apabila data yang terdapat di hard disk ini TIDAK PENTING, maka untuk kerusakan internal lebih baik lakukan penggantian Hard Disk (garansi/RMA atau beli baru) karena Hard disk yang mengalami kerusakan internal dapat dipastikan TIDAK BISA DIPERBAIKI untuk dipakai kembali secara normal. Kami tidak menyediakan jasa SERVIS/PERBAIKAN hard disk karena alasan ini.

Apabila data yang terdapat di hard disk ini penting dan butuh diselamatkan atau recovery, mohon untuk tidak melakukan apa-apa dan hubungi kami untuk konsultasi awal. Kami akan membantu untuk evaluasi awal kerusakan hard disk untuk proses penyelamatan data.
0 Comments

SELAMAT TAHUN BARU 2020

6/1/2020

0 Comments

 
Kami dari segenap tim Lumina Data Recovery mengucapkan selamat tahun baru 2020.

Operasional kami untuk tahun 2020 dimulai hari Senin tanggal 6 Januari 2020.

Waktu operasional per Januari 2020 adalah

* Senin s/d Jumat       -    09.30-17.30
* Sabtu & Minggu      -    Tutup untuk operasional pengerjaan

Pengiriman harddisk/unit baik melalui jasa ekspedisi maupun persoinal/langsung untuk proses evaluasi media/pengecekan bisa dilakukan setiap hari (senin s/d minggu) mulai pukul 9.30 s/d 21.00

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum pengiriman/drop :

* Pastikan harddisk dilapisi dengan lapisan pengaman yang cukup seperti bubble wrap, box/case original, dan lainnya.

* Pastikan paket atau harddisk dilabel/ditulis dengan jelas untuk nama pengirim/pemilik, nomor telpon yang dapat dihubungi, dan alamat pengirim (apabila dari luar kota)

* Untuk recovery Server/NAS, cukup disertakan unit harddisk saja (tidak perlu unit dan casing server/NAS) dan jangan lupa untuk memberikan label sesuai slot apabila ada lebih dari 1 unit harddisk pada server/NAS. Harap diberikan lapisan pengaman masing-masing atau di setiap harddisk - jangan ditumpuk baru dilapisi.

* Setelah pengiriman via ekspedisi, harap di screenshot/foto label resi (nomor pengiriman) atau informasikan kepada kami lewat pesan WA, SMS, atau Telpon. Anda juga bisa menggunakan fitur Contact Us form.

Apabila anda butuh informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami terlebih dahulu di 0214756762 atau 0811-8160408 (WA)

Terima kasih

--
Lumina Data Team
0 Comments
<<Previous
Forward>>

    Author

    Lumina Data 
    0811 816 0408

    Archives

    January 2026
    November 2023
    August 2022
    December 2020
    July 2020
    May 2020
    April 2020
    January 2020
    August 2019
    May 2019
    March 2019
    February 2019
    April 2018
    October 2017
    September 2017
    January 2017
    October 2016
    January 2016
    December 2015
    June 2015
    January 2015
    December 2014
    July 2014
    June 2014
    April 2014
    November 2013
    July 2013

    Categories

    All
    FAQ
    News
    Recovery Case
    Recovery Tool
    Software
    Tutorial

    RSS Feed

​Follow Lumina Data Recovery
Instagram | TikTok | Google Business Profile | YouTube
Copyright © 2026
CV LUMINA DATA INDONESIA
Jalan Cipinang Baru Raya 24 RT11 RW02, Cipinang, Pulogadung
Jakarta Timur 13240, DKI Jakarta - Indonesia
Phone : 0811 816 0408
  • Home
  • Recovery Data
    • Hard Disk Recovery
    • RAID Recovery
    • NAS Recovery
    • Server Recovery
    • Data Recovery Jakarta
  • Biaya Recovery Data
  • PANDUAN RECOVERY DATA
    • Hard DIsk External Tidak Terbaca
    • Cara kerja Hard Disk
    • Blog Recovery Data
  • FAQ
  • Contact Us
    • Request Form
    • About
  • Testimonial